TULISAN masihwan

tanggon kosala ini adalah saksi bagi awal baktimu

‘Upacara Ulambana’

“Harapan kita dengan terselenggaranya upacara ulambana, semoga kehidupan kita bebas dari persengketaan, konflik, kebencian, keserakahan dan diisi dengan kebahagiaan, kedamaian dan saling bertoleransi,” kata Nadi, dari vihara Amitabha saat on air program Detak Naga Timur. ‘Upacara Ulambana’ menjadi topik program.
Untuk diketahui pada bulan 7 hari ke 15 penanggalan Imlek, umat Budha melaksanakan upacara Ulambana.

Menurut Nadi, tujuan upacara Ulambana sendiri, lebih luas adalah berusaha memunculkan pikiran cinta kasih atau belas kasih kita, sebagai dasar perbuatan baik untuk melimpahkan jasa ke semua mahkluk.

Proses pelaksanaan ulambana, secara teknis umumnya mengundang para Biksu dan umat yang akan membacakan sutra. Mendoakan para leluhur. Dengan tujuan supaya mereka dapat terlahir ke alam yang berbahagia dengan kondisi yang baik. Sedangkan untuk yang masih hidup, tujuannya kita berdoa untuk kesejahteraan, keberuntungan saat masih hidup.

Vihara Amitabha akan melaksanakan upacara ulambana pada Selasa, 25 – 29 Agustus 2009. Mengundang masyarakat khsusunya umat Budha untuk hadir di lokasi acara, yang beralamat di Vihara Amitabha, Sumber Agung Blok G no 12A, Sei Jodoh, Batam. Pendaftaran peserta bisa menghubungi 0811777866 atau 0811702971. (rp)

15 Agustus 2009 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

‘Tingkatkan Kemampuan Sales Anda’

Program Detak Naga Timur edisi Sabtu (11/7) menghadirkan Andi Gunawan, ketua panitia acara Seminar Super Magic Sales yang akan digelar pada Minggu (19/7) mendatang di Vista Hotel, pukul 13.00 – 17.00 WIB. Seminar yang diadakan oleh Bee Production ini mengundang speaker Reza ‘Granmaster’ Syarief, MA. MBA, pemegang rekor MURI 2006 training motivasi 24 jam non stop.

‘Seminar ini cocok sekali untuk para sales, marketer, speaker. Karena nanti akan disampaikan oleh pembicara beragam materi, bagaimana meningkatkan penjualan bagi perusahaan,” kata Andi.

Materi yang akan disampaikan meliputi, bagaimana melakukan negosiasi, membaca karakteristik orang, cara menarik konsumen agar aktif dan lain-lain. Goal settingnya sendiri adalah bagaimana meningkatkan kemampuan untuk meningkatkan penjualan. Hal ini sangat penting berkaitan dengan perusahaan. Karena sales merupakan urat nadi yang menentukan hidup matinya sebuah usaha dan karir.

“Banyak manfaat yang didapat jika mengikuti seminar ini. Pokoknya tidak akan rugi deh,” kata Andi.

Untuk tiket sebagai investasi sebesar Rp. 200.000,-. Bisa didapatkan di Toko Buku Gramedia BCS Mall, Batam. Untuk pembelian tiket sebanyak 5 buah mendapatkan free 1 tiket. Tiket delivery dan info hubungi 0778 7277242.

Acara didukung oleh Maskapai Garuda, Tribun Batam, Gramedia, MyMie, Cahaya Cemerlang, Bengkel Motivasi, Kek Pisang Villa, Kripik Pisang Arjuna dan 106,5 Erabaru FM Suara Harapan Anda.

11 Juli 2009 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

‘Semua Sektor Harus Bersatu Menghadapi Flu Babi’

“Karantina dulu diri sendiri. Konsumsi makanan berkualitas, tambah vitamin, lakukan penyemprotan, pakai masker, yang bersentuhan langsung dengan babi, cuci tangan dan kaki memakai sabun dan lain-lain,” jelas dr. Samuel Tampubolon dari Dinas Kelautan Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam saat menjadi narasumber di program Detak Naga Timur, Sabtu (5/7). Acara yang on air pukul 11.00-12.00 wib tersebut, dipandu Didi dan membahas sekitar merebaknya flu babi.

Bp. Samuel menjelaskan bahwa flu babi merupakan famili dengan flu burung. Sebenarnya tingkat patogenitas atau penyebarannya flu babi lebih rendah dibandingkan flu burung. Namun karena penyebaran terlalu banyak, mobilitas terlalu tinggi mengakibatkan perputaran virus tinggi sekali. Misalnya warga Singapura mobilitas tinggi liburan ke Bali, Amerika, Thailand dll. Penyebaran menjadi sangat cepat.

Sejak terjadinya kasus di Meksiko, meski sedikit peternak babi. Karena pas diperiksa, diteliti memang strain virus H1N1 yaitu flu babi. Reservoar memang dari babi. Perlu diingat bahwa strain H1N1 bukan hanya di babi, ayam, manusia, ikan paus ada juga. Karena reservoarnya dari babi. Di tubuh babi bisa mencampur beberapa virus. Sangat menular sekali atau patogenik. Dari WHO sampai saat ini belum bisa dipastikan bahwa virus yang terjadi sekarang percampuran dari virus babi, burung, dan manusia. Melihat kematian di Meksiko, Australia, dan Asia telah menjadi pandemik flu.

“Untuk saat ini memang terimage H1N1 adalah babi. Khusus di Batam bahwa program pemerintah Batam ke depan adalah penertiban ternak babi. Dari segi kebijakan ada Perda di Batam. Sebenarnya untuk tata ruang di Batam diplot hanya untuk perekonomian dan pariwisata bukan peternakan. Dilarang ada peternakan,” katanya.

Lalu bagaimana gejala-gejala terkena flu babi. Bp. Samuel menjelaskan, bahwa diantara gejala flu babi adalah demam tinggi diataa 38 derajat C, badan ngilu, diare, batuk, pilek, letih, lesu, nafas cepat, sesak nafas. Tapi untuk memastikan harus diambil sample lendir untuk diperiksa di laboratorium. Untuk menentukan strain virusnya apa. Rujukan di RSOB Batam.

Pencegahannya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, khususnya ternak babi. Bagi para pekerja yang bersentuhan langsung dengan babi, segera cuci tangan kaki memakai sabun dengan air mengalir. Alat-alat angkut ternak babi harus di semprot atau didesinfektan. Kurangi dulu tourism, ke Singapura, Malasyia.

Apabila kita merasakan berbagai gejala, flu berhari-hari, diare, agar segera ke Puskesmas terdekat. Jangan kelamaan, segera periksa di Puskesmas atau dokter agar bisa dirujuk ke Rumah Sakit Otorita Batam, Sekupang. Masing-masing warga harus menjaga kebersihan diri sendiri dan lingkungannya.

“Semua sektor harus bersatu untuk menangkal flu babi dan menghadapi kejadian yang bakal terjadi,” pungkas Samuel.

5 Juli 2009 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

‘Membangun Mental di Tengah Krisis Global’

“Krisis multidimensi, di dunia ini banyak hal yang dihadapi banyak yang sulit. Setidaknya sebagai umat Budha, dapat memahami persolan yang dihadapi dari sisi Dhamma,” kata Bhante Nyana Suryanadi Maha Thera Ketua Umum Sangha Agung Indonesia. Hal tersebut diungkapkannya di program Detak Naga Timur, edisi Sabtu (27/6).

‘Membangun mental di tengah krisis global’ demikian tema Dhamma Talk yang diadakan oleh Panitia Waisak Vihara Budhayana Batam, Sangha Agung Indonesia, Majelis Budhayana Batam, Vihara Maitri Sagara. Rencananya acara akan digelar Sabtu (27/6) pukul 18.30 WIB di Diamond Ballroom, Goodway Hotel.

Sebagai pembicara, selain Bhante Nyana Suryanadi Maha Thera juga Bp. Sudhamed AWS, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Majelis Budhayana Indonesia, CEO Tudung Grup.

“Acara Dharma Talk hari ini merupakan rangkaian perayaan Waisak vihara Budhayana Batam,” kata Romo Haryanto Hidayat selaku Ketua Panitia.

“Bagaimana kita mengubah sikap mental, mengubah cara berpikir, melatih batin untuk menghadapi masalah-masalah yang sedang dihadapi. Malam ini akan dikupas bagaimana sebenarnya kita menyikapi dan mencari solusi, baik sebagai pribadi maupun komunitas. Jadi setidaknya kita memahami apa itu krisis, dan bagaimana menyikapi dan mengambil solusi untuk dirinya dan orang lain,” jelasnya.

Acara terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Bagi yang berminat silahkan hadir dengan berpakaian sopan. Dianjurkan untuk tidak membawa anak balita. Informasi selengkapnya dapat menghubungi Romo Haryanto Hidayat di 0812 7022 876.

27 Juni 2009 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

‘Perayaan Imlek Untuk Menunjang Visit Batam 2010′

Dari Program Detak Naga Timur, Sabtu 31 Januari 2009

‘Kita mencoba memadukan bermacam kegiatan budaya Tionghoa untuk dapat dikembangkan menjadi even tetap. Bagaimana meramu dan mengkonsep kegiatan Imlek untuk menunjang visit Batam 2010,’ ujar Asmin Patros, dalam talkshow Detak Naga Timur Erabaru FM, Sabtu (31/1).

Program Detak Naga Timur Erabaru FM, yang mengambil tema seputar hari raya Imlek, menghadirkan narasumber dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kepri. Hadir Bp. Asmin Patros dan Alex Hussy yang menjabat sebagai Angota Dewan Kehormatan PSMTI Kepri.

Dijelaskan Bp. Alex bahwa di Tanjung Pinang telah ada even tetap yang bisa dijual menjadi semacam even pariwisata, seperti bazar Imlek, pesta lampion dan sebagainya. Sedangkan di Batam agak berbeda karakteristiknya. Sebagian besar penduduk di Batam pada waktu Imlek pulang ke kampung.

“Namun kita lihat dari waktu ke waktu bahwa masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek di Batam semakin banyak. Artinya telah banyak yang pindah ke sini. Orangtua dan keluarga sudah ngumpul di Batam. Dulu Nagoya sepi, sekarang toko-toko yang buka relatif banyak,” kata Asmin.

Ditambahkan Bp. Alex bahwa, PSMTI berupaya agar bisa berperan untuk mendukung program pemerintah khususnya mengemas acara atau even Imlek untuk dapat menjadi even pariwisata dan bisa dijual di visit Batam 2010.

31 Januari 2009 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

‘Membaca Peluang di Masa Krisis Ekonomi Global’

Dari Program Detak Naga Timur, Sabtu 27 Desember 2008

’Sebenarnya kita jangan dihantui karena ekonomi hancur, lalu tidak ada peluang-peluang. Peluang tetap ada, khususnya kita di negara ASEAN, dan juga Indonesia. Ternyata negara ASEAN yang pasarnya cukup besar hampir 2 milyard penduduk mulai berpikir bagaimana kita membuat penyatuan ekonomi, dari kita oleh kita untuk kita. Artinya kita sudah tidak tergantung kepada negara Amerika atau Eropa. Sehingga kita bisa mengelola pasar ekonomi sendiri. Sehinggga kita bisa membuka peluang baru,’ demikian dikatakan Riginoto Wijaya, pengamat ekonomi di Kepri, saat menjadi narasumber program Detak Naga Timur, edisi Sabtu (27/12) di Erabaru FM.

Dipandu oleh Didi, program dimulai pukul 11.00 WIB. Perbincangan seputar dampak krisis global bagi perekonomian di Batam. Menurut Riginoto, badai krisis ekonomi global sedikit banyak berdampak pada sektor industri di Batam, khususnya bagi tenaga kerja. Ancaman terhadap para pekerja rentan akan PHK. Perusahaan akan menerapkan strategi bagaimana merumahkan karyawannya. Batam sebagai kota industri, dengan skala ekspor. Banyak perusahaan di Batam ekspor melalui Singapura, baru ke Amerika Serikat. Singapura sudah menunjukkan penurunan-penurunan, industri elektronika misalnya sudah turun sekitar 17 %, dan hal ini pasti mempengaruhi Batam.

Lalu bagaimana mensikapi krisis, terutama bagi perusahaan dan individu? “Mestinya ada upaya-upaya perusahaan agar dapat bertahan. Beberapa hal yang harus dilakukan adalah tetap menjaga customernya. Customer adalah aset masa depan dari perusahan tersebut. Menerima customer meski ordernya tidak banyak. Yang penting kalau bisa bertahan masa krisis lewat, kita berinovasi mencari produk-produk baru, pelanggan kita telah menjadi basis pelanggan yang kuat, tinggal kemudian menumbuhkan. Orang lain bingung bagaimana memulai bisnis baru, kita telah siap dengan bisnis yang telah ada,” katanya. (rah)

27 Desember 2008 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

’Batam Aman Dengan Kepedulian Kita’

Dari Talkshow Program Detak Naga Timur Erabaru FM

Menjelang akhir tahun 2008, tingkat kriminalitas di kota Batam cenderung tinggi. Tercatat sampai November 2008 ini, sekitar 1776 perkara yang ditangani oleh Reskrim Poltabes Barelang. Sedangkan di bulan Desember, tercatat ada beberapa kasus yang menonjol. Demikian disampaikan oleh AKP Suherman Zein S.H, Kanit Reskrim Poltabes Barelang dalam talkshow di program Detak Naga Timur, Sabtu (20/12) siang tadi.

Menurutnya pada akhir tahun ini ada beberapa kasus menonjol, yakni perampokan di Aviari Batu Aji, dan perampokan di Toko Grosir juga di wilayah Batu Aji. Sebelumnya juga ada aksi perampokan yang menimpa tempat penukaran mata uang asing (money changer) Gemini Fasilindo di Kompleks Plaza Aviari, juga di wilayah Batu Aji, Batam. Namun kasus ini telah terungkap.

Pihak Poltabes Barelang sendiri telah berupaya untuk meminimalisir meningkatnya tindak pidana atau kriminalitas di Batam. Langkah tersebut diantaranya adalah telah menggerakkan operasi-operasi kepolisian.

”Berbagai operasi telah kita lakukan, diantaranya operasi Bunga mengacu kepada penanggulangan atau pencegahan tindak pidana trafiking. Operasi Dian lebih fokus kepada migas dan minyak bumi, operasi Antik seligi fokus ke narkoba, operasi preman, operasi pekat seligi fokus ke penyakit masyarakat seperti judi, asusila, minuman keras dan lain sebagainya. Namun kita sangat berharap peran masyarakat untuk menciptakan rasa aman bersama. Batam aman dengan kepedulian kita, tanpa itu sulit untuk mewujudkannya” pungkasnya.

Sebagai tambahan informasi, bagi masyarakat Batam yang ingin mengajukan pengaduan berkaitan dengan keamanan, Kapoltabes menyediakan nomor pribadinya, yakni di nomor 08127078686 atau 08127520786. (rah)

20 Desember 2008 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

’Hati-hati Terhadap Produk RRC’

Dari Talkshow Program Detak Naga Timur

’Saya Percaya betul bahwa RRC bisa bikin produk yang nampaknya unggul, bersaing apa saja termasuk susu berprotein tinggi tapi sebetulnya mengandung melamin, karena sistem negara komunis Cina menghalalkan segala. Harap BPOM berhati-hati terhadap produk RRC!’ demikian komentar Yanto dari Bengkong saat talkshow ’Mewaspadai Produk-produk Berbahaya,’ di Program Detak Naga Timur, Erabaru FM pada Sabtu (13/12) pukul 11.00 – 12.00 WIB.

Program Detak Naga Timur edisi 13 Desember 2008, menghadirkan narasumber Bp. Ahmad Rafqi selaku Kasi Pemeriksaan, Penyidikan, Sertivikasi dan layanan Konsumen, BPOM (Balai Pengawas Obat dan Makanan) Kepulauan Riau.

Menurutnya produk makanan, minuman, dan kosmetika telah merambah Kota Batam. Sebelumnya BPOM Kepri pada bulan November mengamankan ratusan kardus makanan-minuman dan kosmetik ilegal dari salah satu supermarket di kawasan Penuin. Rata-rata makanan dan minuman tersebut merupakan barang impor yang tak memiliki izin edar serta puluhan kosmetika berbahaya. Produk-produk impor tersebut sebagian besar berasal dari China, disamping juga dari negara lain.

’Ada sekitar 170 an item produk kosmetika yang kita temukan di Batam. Kita juga melakukan pemantauan, dan ternyata banyak yang beredar di Batam. Mungkin pada umumnya di Kepri,’ jelas Bp. Rafqi.

Badan POM sudah pernah mengumumkan larangan peredaran 27 merek kosmetik. Namun kenyataannya, produk-produk tersebut masih terus beredar. Sebagian dari produk yang dilarang BPOM dan masuk di pasar Batam, ditemukan di pusat perbelanjaan kawasan Jodoh, Nagoya, dan Baloi.

Bp. Rafqi menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam memilih produk, baik makanan, minuman maupun kosmetika. ”Yang jelas konsumen harus perhatikan produk tersebut sudah ada ijin edarnya atau belum. Kalau belum, berarti produk tersebut belum melalui pemeriksaan BPOM dan berbahaya atau tidak layak dikonsumsi.” katanya.(rah)

13 Desember 2008 Posted by | Detak Naga Timur | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.